Text
PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG MENGGUNKAN ALGORITMA KEDALAM BARIS (STUDI KASUS PT. TIRTA MULTI BAHAGIA CIANJUR)
Proses dalam aktifitas gudang sangat dipengaruhi oleh tata letak (layout) gudang. Sedangkan tata letak gudang yang baik adalah tata letak gudang yang mendukung kelancaran setiap proses aktivitasnya. PT Tirta Multi Bahagia dalam proses penyimpanan (storage) terdapat sedikit hambatan d8ikarenakan layout gudang yang digunakan kurang mendukung. Oleh karena itu bagaimana menentukan tata letak gudng dan proses penyimpanan menjadi topik bahasan dalam penelitian dari tugas khir ini.rnrnAgar perusahaan mendapatkan pengaturan tata letak produk jadi dalam gudang yang efektif dan efisien sehingga dapat menentukan kelancaran material handling, maka dalam penelitian ini diusulkan kebijakan pengaturan produk jadi menggunakan kebijakan pengaturan tata letak secara berkelompok (Class-based Storage), digunakan sebagai alternatif solusi untuk sistem penyimpanan, dengan perhitungan yang digunakan adalah algoritma kedalam baris untuk mengetahui jumlah palet yang dibutuhkan.rnrnDalam penelitian ini, persediaan produk jadi dibagi menjadi 5 daerah penyimpanan, dimana masing-masing daerah penyimpanan diberi nama A, B, C, D dan E sesuai dengan urutan jumlah yang paling banyak dipesan dimana produk jadi daerah penyimpanan A harus lebih dekat dengan pintu keluar. Pengelompokan ini digunakan untuk kemudahan operator dalam hal waktu dan jarak tempuh yang dekat dalam pengambilan barang sedangkan hasil perhitungan tata letak gudang dengan perhitungan algoritma kedalam baris menghasilkan jumlah pallet yang dibutuhkanrnrnBerdasarkan hasil akhir dari perhitungan dengan menggunakan metode yang diusulkan dalam penelitian ini, maka gudang dapat menampung lebih banayalk sebesar 11% atau sebesar 212 pallet dibandingkan layout awal yang hanya dapat menampung 196 palletrnrnPenerapan metode yang diusulkan dalam penlitian ini akan menjadikan keadaan persediaan produk jadi menjadi lebih teratur dan terencana, sekaligus dapat meningkatkan utilisasi ruang gudang, memperkecil ongkos penanganan produk jadi (material handling), serta meningkatkan fleksibilitas gudang.
No copy data
No other version available